Rabu, 17 Oktober 2012

Pengenalan Algoritma dan Pemrograman


Assalamualaikum...

Kali ini kita akan belajar tentang Pengenalan Algoritma dan Pemrograman...

Jadi dalam membuat suatu program, sangat penting bagi seorang develop mengetahui tentang Algoritma pemrograman... hehehe


Sebenarnya saya juga belum terlalu memahaminya... ^_^

Yang penting kita sama-sama belajar ja... hehe


Akan tetapi sebelum kita membuat suatu algoritma pemrograman, alangkah baiknya apabila kita mengetahui serta memahami terlebih dulu bagian-bagian yang digunakan pada algoritma pemrograman tersebut. Berikut merupakan bagian dari algoritma pemrograman C++:

PREPROCESSOR

#include 
Digunakan untuk memanggil atau menambahkan file header (file unit) yang telah dibuat sebelumnya. File header berisikan perintah-perintah atau fungsi-fungsi yang telah didefinisikan. Beberapa file header, secara default telah ada di dalam Borland C++, namun bisa dibuat sendiri sesuai dengan kebutuhan. PreProcessor ini berada pada bagian paling atas dari pemrograman. Berikut contoh penulisannya: 

#include “iostream.h atau #include <iostream.h> 

#define 

Digunakan untuk mendefiniskan sebuah identifier (pengenal) untuk menggantikan beberapa pernyataan (statement) yang ada di header file. Berikut contoh penulisannya: 

#define IS “IT Sasak” 
#define IST“IT Sasak Tentunya” 

artinya, pengenal IS dapat menggantikan posisi pernyataan “IT Sasak” dan ITS menggantikan “IT Sasak Tentunya”. 

#define pi 3.14 
#define g 10 

Artinya, pi bernilai konstan 3.14 dan g bernilai konstan 10.

TIPEDATA

Tipe data merupakan bagian program yang paling penting karena tipe data mempengaruhi setiap instruksi yang akan dilaksanakan oleh computer. Misalnya saja 5 dibagi 2 bisa saja menghasilkan hasil yang berbeda
tergantung tipe datanya. Jika 5 dan 2 bertipe integer maka akan menghasilkan nilai 2, namun jika keduanya bertipe float maka akan menghasilkan nilai 2.5000000. Pemilihan tipe data yang tepat akan membuat proses operasi data menjadi lebih efisien dan efektif. Dalam bahasa C terdapat lima tipe data dasar, yaitu :

char
Format : %c, keterangan : karakter / string.

int
Format : %i / %d, keterangan : integer / bilangan bulat.

float
Format : %f, keterangan : float / bilangan pecahan.

double
Format : %1f, keterangan : pecahan presisi.

string
Format : %s, keterangan : string.

KONSTANTA

Konstanta merupakan suatu nilai yang tidak dapat diubah selama proses program berlangsung. Konstanta nilainya selalu tetap. Konstanta harus didefinisikan terlebih dahulu di awal program. Konstanta dapat bernilai integer, pecahan, karakter dan string. Contoh konstanta : 50; 13; 3.14; 4.50005; ‘A’; ‘Bahasa C’. Selain itu, bahasa C juga menyediakan beberapa karakter khusus yang disebut karakter escape, antara lain:
\a : untuk bunyi bell (alert)
\b : mundur satu spasi (backspace)
\f : ganti halaman (form feed)
\n : ganti baris baru (new line)
\r : ke kolom pertama, baris yang sama (carriage return)
\v : tabulasi vertical
\0 : nilai kosong (null)
\’ : karakter petik tunggal
\” : karakter petik ganda
\\ : karakter garis miring.
  
VARIABEL

Variabel adalah suatu pengenal (identifier) yang digunakan untuk mewakili suatu nilai tertentu di dalam proses program. Berbeda dengan konstanta yang nilainya selalu tetap, nilai dari suatu variable bisa diubah-ubah sesuai kebutuhan. Nama dari suatu variable dapat ditentukan sendiri oleh pemrogram dengan aturan sebagai berikut :
Terdiri dari gabungan huruf dan angka dengan karakter pertama harus berupa huruf. Bahasa C bersifat case-sensitive artinya huruf besar dan kecil dianggap berbeda. Jadi antara nim, NIM dan Nim dianggap berbeda.
Tidak boleh mengandung spasi.
Tidak boleh mengandung symbol-simbol khusus, kecuali garis bawah (underscore). Yang termasuk symbol khusus yang tidak diperbolehkan antara lain : $, ?, %, #, !, &, *, (, ), -, +, = dsb
Panjangnya bebas, tetapi hanya 32 karakter pertama yang terpakai.
Contoh penamaan variabel yang benar :
NIM, a, x, nama_mhs, f3098, f4, nilai, budi, dsb.
Contoh penamaan variable yang salah :
%nilai_mahasiswa, 80mahasiswa, rata-rata, ada spasi, penting!, dsb.

OPERATOR ARITMATIKA

Bahasa C menyediakan lima operator aritmatika, yaitu :
* : untuk perkalian
/ : untuk pembagian
% : untuk sisa pembagian (modulus)
+ : untuk pertambahan
- : untuk pengurangan.

OPERATOR PERBANDINGAN

< Kurang dari
<= Kurang dari sama dengan
> Lebih dari
>= Lebih dari sama dengan
== Sama dengan
!= Tidah sama dengan

OPERATOR LOGIKA

&& : Logika AND (DAN)
|| : Logika OR (ATAU)
! : Logika NOT (INGKARAN)

KODE PENENTU FORMAT

. %c : Membaca sebuah karakter
. %s : Membaca sebuah string
. %i, %d : Membaca sebuah bilangan bulat (integer)
. %f, %e : Membaca sebuah bilangan pecahan (real)
. %o : membaca sebuah bilangan octal
. %x : Membaca sebuah bilangan heksadesimal
. %u : Membaca sebuah bilangan tak bertanda.


Contoh Program:


#include <iostream.h>

#include <conio.h>



void main()

{

char nama [25] = "Indra Al-Sasak";

int umur = 22;



 cout<<"Ini adalah Program Pertamaku"<<endl;

 cout<<"Menampilkan Output di C++"<<endl;

 cout<<"============================"<<endl;

 cout<<"\nNama Saya : "<<nama<<endl;

 cout<<"Umur Saya : "<<umur<<" Tahun"<<endl;

 cout<<"Tentang   : Saya adalah Mahasiswa D4 ITB-Seamolec";



}


Hasilnya ketika di Run:



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

 

Design By:
SkinCorner